Selasa, 29 Mei 2012

Pemimpin



Aku tidak ingin berjalan di depanmu. Karena aku bukanlah pemimpinmu.
Aku tidak ingin berjalan di belakangmu. Karena aku bukanlah pengikutmu.
Aku hanya ingin berjalan di sampingmu. Karena aku ingin menjadi temanmu.

Tulisan itu aku baca di leaflet yang disebar temanku dalam pemilihan ketua HMJ beberapa tahun yang lalu. Aku langsung terkagum dengan kata-katanya. Aku setuju. Sangat setuju.
Bagiku pemimpin bukanlah mereka yang selalu berada di depan. Koar-koar masalah kehidupan ini terlalu berat dihadapi. Pemimpin bukanlah mereka yang di depan yang selalu menyuruh ini- itu dan bersikap dialah segalanya. Pemimpin juga bukan mereka yang berkuasa seolah kerajaan masih berlaku dalam kehidupan. Apalagi mereka yang merasa memiliki rakyat atau hamba sahaya yang ternyata fana.

Pemimpin adalah orang yang siap lelah. Siap dicecar demi membela “sahabatnya”. Pemimpin adalah yang selalu berjalan beriringan. Tidak di depan apalagi di belakang. Siap memapah dan merangkul di saat kalah.

Itulah pemimpin ideal bagiku. Dan, di sinilah aku berdiri. Mencoba menjadi pemimpin. Buat diriku dan kehidupanku. Aku tidak ingin menjadi pemimpin dalam catatan sejarah keorganisasian karena aku takut menjadi jumawa. Aku takut lupa ada hal-hal yang lebih berharga. Aku hanya ingin menjadi teman semuanya. Menjadi teman dari smeua orang yang aku kenal dan mengenalku.

Aku bisa memimpin tanpa menjadi pemimpin. Aku bisa menggerakan tanpa berdiri di depan. Yang terpenting adalah aku bisa membuat kehadiranku membahagiakan orang2 disekitarku.

Selasa, 22 Mei 2012

Perawatan Rambut Untuk Wanita Berjilbab





Beberapa masalah yang kerap dikeluhkan wanita berjilbab adalah rambut berketombe dan rontok. Maka dari itu, kita harus memberikan perawatan rambut lebih ekstra. Berikut ini beberapa tips perawatan untuk kamu yang mengenakan jilbab agar rambut dan kulit kepala tetap sehat.

KENALI TIPE RAMBUT KAMU

Pastikan kamu mengenakan jilbab ketika kondisi rambut dalam keadaan kering. Rambut yang lembap dan berminyak menjadi tempat favorit jamur penyebab ketombe loh. Gunakan conditioner hanya di daerah ujung rambut. Selain menghindari meningkatnya kadar kelembapan rambut kamu, fungsi conditioner juga untuk mengatasi rambut kering yang rapuh.

Selain ketombe, masalah umum rambut kering adalah kerontokan. Rambut yang kering, ketika bergesekan dengan kain jilbab akan rontok. Solusinya, gunakanlah shampo untuk rambut kering, dan creambath secara teratur. Jangan lupa gunakan jilbab dengan bahan halus yang tidak terlalu keras menggesek rambut.

Hindari penggunaan jilbab dalam keadaan rambut basah. Pertama, rambut yang basah lebih rapuh daripada rambut kering. Terlalu banyak gesekan pada rambut basah bisa mengakibatkan mudah rontok. Kedua, rambut yang lembab tertutup menjadi tempat favorit munculnya ketombe. Ketiga, rambut basah yang menjadi lembap saat ditutup dengan kain bisa menyebabkan bau tidak sedap saat jilbab Anda dibuka. Jika terburu-buru, gunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut.

CARA MENGGUNAKAN JILBAB

Gunakan jilbab berbahan mudah menyerap keringat dan memiliki pori-pori besar. Gunakan pula lapisan dalam jilbab yang tidak terlalu sempit dan menekan rambut. Pilih lapisan dalam yang nyaman dengan bahan yang tidak membuat kulit kepala mudah panas. Beri ruang untuk rambut dan kulit kepala bernapas. Sirkulasi udara yang baik, bisa membantu membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.

Hindari juga mengikat jilbab di bagian leher yang akan menghambat sirkulasi udara ke kepala. Sirkulasi udara yang baik akan membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.

Perhatikan warna jilbab yang kamu gunakan. Hindari jilbab yang berwarna gelap. Jilbab berwarna gelap menyerap panas secara maksimal dan memicu produksi keringat yang membuat rambut lembab. Gunakan warna terang lebih sering dan bahan yang mudah menyerap keringat agar kulit kepala lebih sehat.

PERAWATAN

Jangan lupa menjaga kebersihan dan membersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur minimal 2x sehari. Kenali shampo yang tepat untuk jenis rambut Anda untuk hasil yang maksimal. Shampo yang memiliki ekstrak lidah buaya membantu metabolisme dan merangsang pertumbuhan dan regenerasi sel-sel kulit rambutmu.

Setiba di rumah, lepas jilbab Anda untuk memberi kepala kesempatan untuk bernapas. Ritual kecil yang simpel ini berpengaruh besar pada kesehatan rambut Anda. Memberikan udara segar pada rambut bisa membantu mengurangi kelembapan kulit kepala yang bisa menyebabkan kerontokan dan ketombe.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengikat rambut terlalu ketat saat mengenakan jilbab. Tarikan yang kuat pada kulit kepala bisa membuat rambut rapuh. Pilih pengikat rambut dengan bahan yang lembut untuk mengurangi ketegangan saat mengikat rambut. Gunakan penjepit rambut untuk membantu menjaga kerapihan rambut.

Kesehatan rambut Anda sangat bergantung pada seberapa besar usaha untuk menjaganya. Untuk membuat rambut sehat dari dalam, jangan lupa konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B-6, B-12, asam lemak omega-3, zinc, protein, dan vitamin C. Makanan seperti ikan salmon, kacang-kacangan, tiram, sayur bayam serta pisang bisa membantu menambah nutrisi rambut secara alami.

Rabu, 09 Mei 2012

Biar Kalian Bisa Ikut Nyanyi ^^


All We'd Ever Need -Lady Antebellum-

Boy it’s been all this time,
and I can’t get you off my mind,
and nobody knows it but me.
I stare at your photograph,
still sleep in the shirt you left,
and nobody knows it but me.
Everyday I wipe my tears away,
so many nights I’ve *prayed for you to say.
(Chorus)
I should have been chasing you,
I should have been trying to prove,
that you were all that mattered to me,
I should have said all the things,
that I kept inside of me and maybe,
I could have made you believe,
that what we had was all we’d ever need.
My friends think I’m moving on,
but the truth is I’m not that strong and nobody knows it but me.
And I’ve kept all the words you said,
in a box underneath my bed,
and nobody knows it but me.
But if you’re happy I’ll get through somehow,
but the truth is that I’ve been screaming out.
(Repeat Chorus)
It was all we’d ever need.
Oh, thought it was all we’d ever need.
I should have been chasing you,
You should have been trying to prove,
that you were all that mattered to me,
you should have said all the things,
that I kept inside of me and maybe,
I maybe you could have made me believe,
that what we had was all we ever need.

Belajar Memahami Sebuah Kesempatan


Sepuluh bulan yang lalu (dua hari sebelum perayaan hari ulang tahunku yang ke-19), kata orang aku telah menyia-nyiakan kesempatanku yang paling berharga. Kesempatan menginjakan puncak tertinggi di pulau jawa. Puncak gunung semeru yang dikenal dengan nama puncak mahameru. Puncak yang AKAN menjadi kado ulang tahunku dalam perjalanan hebat pertama kalinya. Puncak yang sudah menjadi bunga tidurku dan teman anganku setiap waktunya. Di perjalanan menuju kado terindah itu pulalah, aku telah menorehkan luka yang mendalam. Kakiku berhenti dan tak dapat digerakan dalam radius 50 meter menuju puncak. Jarak yang begitu singkat bukan?? Bahkan terlalu singkat jika dibandingkan dengan perjalanan menuju 50 meter sebelum puncak ini. Aku telah melangkah ribuan meter dari dataran rendah menuju tempat kakiku tak mampu digerakan. Apa yang terjadi dengan kakiku? Terkilirkah? Patahkah? Sakit yang seberat apa hingga aku memutuskan untuk kembali meniti jalan turun?

Aku tak tahu apa yang terjadi hingga aku merasa kesepian yang mendalam. Aku kehilangan orang yang kusayang saat itu. Aku kehilangan sahabatku yang saat itu berjalan meninggalkan diriku sendiri dengan pacarnya. Padahal aku sangat membutuhkan pegangan tangannya. Semangat yang membara seperti pertama kali kami mengucap janji akan menginjakan puncak Mahameru bersama. BERSAMA. Ya, sudahlah itu mungkin sudah berlalu walau aku masih belum mau atau tepatnya belum mampu menginjakan kakiku kembali di salah satu gunung favoritku itu. Takut mengenang masa yang menyakitkan mungkin. Hingga aku membaca sebuah novel karangan Mas Tere Liye. "Senja Bersama Rosie", salah satu buku Tere Liye yang diterbitkan tahun 2008 dengan jumlah 462 halaman. Beginilah cuplikan sinopsisnya,

Senja Bersama Rosie bercerita tentang Tegar Karang, seorang pria yang "harus" membatalkan pertunangannya untuk menemani Rosie dan anak-anaknya, yang secara tragis kehilangan suaminya akibat tragedi bom Bali II.

Rosie merupakan sahabat masa kecil Tegar. Menghabiskan dua puluh tahunnya bersama Rosie, sudah barang tentu menimbulkan perasaan yang berbeda di hati Tegar terhadap Rosie. Sayangnya Tegar kalah cepat. Adalah Nathan, seorang sahabatnya yang lain, yang berhasil mendapatkan cinta Rosie. Padahal Nathan dan Rosie baru saling kenal selama dua bulan. Dalam dua bulan pula Nathan menyatakan perasaannya kepada Rosie. Dua bulan yang setara dengan dua puluh tahun Tegar.


Tegar yang patah hati, memutuskan menghilang dari kehidupan dua sahabatnya itu. Selama lima tahun menenggelamkan dirinya dalam dunia kerja, melewatkan malam-malam dengan mimpi menyesakkan, berusaha mengenyahkan Rosie dari pikirannya, hingga satu hari tanpa disangka Rosie, Dani dan dua kuntum bunga mereka berdiri di pintu apartemennya.


Kedatangan Rosie dan Nathan di apartemen Tegar menjadi titik awal tersambungnya kembali persahabatan mereka. Tahun demi tahun berlalu. Tegar pun sudah menemukan tambatan hatinya -seorang ahli physiotherapy bernama Sekar- yang rencananya akan dinikahinya setelah lima tahun mereka berhubungan. Sayangnya tragedi bom Bali II merusak segala rencana.


Awalnya Tegar menyangka ia hanya perlu menunda pertunangannya dengan Sekar. Namun rupanya kondisi Rosie lebih parah dari dugaan. Dua minggu penundaan pertunangan berubah menjadi dua tahun. Selama dua tahun itu pula Tegar menjalani kehidupan barunya di Gili Trawangan. Melanjutkan usaha resort yang ditinggalkan Nathan dan Rosie dan mengurus empat buah hati mereka, tanpa mengetahui kalau di ibukota sana seorang perempuan menantinya dengan setia.


Tepat di hari Rosie diijinkan keluar dari rehabilitasi, Tegar bertemu kembali dengan Linda -mantan sekretaris sekaligus sepupu Sekar-. Melalui Linda-lah Tegar diingatkan kembali akan sebuah harapan yang pernah ia berikan pada seorang perempuan. Harapan yang membuat perempuan itu harus melewati dua tahun malam-malam penuh penantian. Apakah setelah Rosie sembuh Tegar masih sanggup memenuhi janjinya kepada Sekar? Benarkan setelah lima belas tahun cinta Tegar kepada Rosie bisa tergantikan?

Dari buku inilah aku belajar makna kesempatan. Aku belajar makna keputusan. Aku belajar memahami kondisi "bodohku" sepuluh bulan yang lalu. Keputusanku yang selalu dianggap semua orang adalah keputusan terbodoh yang pernah ada menjadi indah bagiku dan hidupku. Malah akan menjadi bodoh ketika aku tetep melanjutkan perjalanan ke puncak. Dari sepenggal kalimat inilah aku belajar memahami semuanya.

"Hanya butuh lima belas menit untuk tiba di puncaknya, Mas Tegar.... Dan aku bisa berfoto, bilang ke semua orang dengan perasaan bangga bahwa aku pernah menaklukkan puncak Jaya Wijaya. Tetapi aku memilih untuk tak melakukannya... Justru semua itu lebih menyenangkan saat dikenang dengan: aku pernah punya kesempatan menjejak puncak itu, mudah sekali menyelesaikan sepotong sisanya, tapi aku memutuskan untuk cukup.... Tidak perlu hingga ke atasnya.... Memutuskan kembali.... memutuskan hanya menerka-nerka seperti apa rasanya saat tiba di puncak...."

"Percaya atau tidak, membayangkan seperti apa hebatnya perasaan di atasnya akan jauh lebih hebat dibandingkan kalau aku benar-benar tiba di sana, bukan? Bisa jadi aku kecewa setelah benar-benar tiba di sana, ternyata semua itu tidak sehebat yang kubayangkan...Tetapi dengan mengurungkan menjejaknya walau tinggal selangkah, semua itu akan membuat kenangan, bayangan dan pengharapan itu tetap sakral...Tetap hebat seperti yang kubayangkan..." 

Sepenggal kalimat itulah yang mengajarkanku arti CUKUP. Ya, perjalananku cukup sampai 50 meter sebelum puncak. Semua itu sudah menjadi kado terindah buatku yang akan menginjakan usia 19 tahun. Mungkin sebagian dari kalian masih mengerutkan keningnya memahami pemikiranku akan arti cukup. Bagaimana bisa dikatakan cukup ketika tinggal selangkah lagi bahkan hanya sepersekian persen langkah kalian akan menggapai kesuksesan namun kalian berhenti???

Biar kujelaskan dengan contoh yang lebih mudah kalian pahami. Suatu ketika, kalian merencanakan perjalanan ke sebuah pantai yang memiliki beragam keindahan. Penduduk sekitar mengatakan, di sepanjang garis pantai ini memiliki sepuluh pantai yang indah. Kamu dengan riang dan semangat menggebu-gebu menjejakan kakimu di hampir semua pantai hingga kamu terpaku menatap pantai yang kesembilan. Lidahmu kelu untuk sekedar mengatakan "WOW". Tiga huruf saja memang tapi sulitnya melebihi ujian skripsi. Bukan karena apa-apa tapi karena di antara kesembilan pantai yang kamu lihat inilah yang terindah. Sekelebat otakmu berpikir bahwa pantai yang selanjutnya pasti lebih indah dari pantai yang mampu membuat lidahmu kelu ini. Itu semua dikarenakan keindahan pantai sudah menjadi tangga keindahan dalam otakmu. Semakin dijelajahi akan semakin indah. Tapi apa yang kamu dapat ketika kamu sudah menjejakan kakimu di pantai yang terakhir?? Senyuman? Lidah yang kelu? Mata yang menatap tanpa kedipan?? Kamu hanya memandang nanar. Keindahan yang sudah kamu deskripsikan jauh di dalam otakmu tak tervisualisasikan dalam matamu kala itu. Hanya kekecewaan dan itulah maksud sebenarnya. Kamu diminta untuk mencukupi perjalananmu di pantai kesembilan. Agar kamu tidak kecewa.


Itulah alasan mengapa aku berhenti dan kembali turun. Semua sudah cukup indah bagiku walaupun hanya berada di 50 meter sebelum puncak. Dan semua menjadi lebih indah ketika aku mengirimkan secarik surat kepada sahabatku mengenai perasaanku.

Kami menjadi lebih memahami satu sama lain...
Kami menjadi lebih mengingatkan satu sama lain...
Dan kami menjadi lebih menyayangi satu sama lain...


#Kesalahan itu pasti ada tapi bagaimana kalian menyikapi kesalahan teman kalian itulah rahasianya.#

untaian kata



Gue gak bohong sungguh. Gue memang ingin mengatakan sesuatu sama lo pas hari ulang tahun lo. Andai saja lo bisa meyakinkan gue bahwa keputusan untuk pulang adalah yang terbaik maka gue akan pulang. Tapi sayang lo sama sekali gak bisa memberikan gue keyakinan. Gue sekarang mengerti kenapa persahabatan dawai bisa berantakan, gue sekarang mengerti kenapa dulu Gebi bisa mengkhianati persahabatn kita dengan memfitnah gue dari belakang. Menurut gue itu semua muncul karena rasa tidak biasa yang hadir ketika gue berada di tengah-tengah antara lo berdua. Itu semua muncul karena rasa perhatian yang terbagi dua. Gue menggantikan posisi Tania di tengah lo berdua. Di situlah muncul rasa kesedihan yang teramat dalam sehingga dia mampu melakukan hal yang tak semestinya dilakukan. Kini gue paham, karena gue merasakan itu semua. Gue merasakan perasaan Gebi pada saat itu. Perasaan tidak biasa dan perhatian yang terbagi. 7 tahun kita bersama bahkan jarak tak pernah menjadi penghalang persahabatan kita selama ini. Bahkan sampai nyokap gue hapal di luar kepala bahwa perjalanan gue dihabiskan bersama lo. Tapi sungguh seperti kata pepatah, semakin tinggi sebuah pohon maka akan semakin kencang pula angin yang berhembus. Seperti itulah yang terjadi sekarang. Gue merasakan cobaan yang teramat berat pada persahabatan kita yang telah lama terjalin. Gue harus membiasakan diri untuk terbiasa dengan kehadiran orang baru. Gue harus terbiasa melihat lo menoleh dua kali di dalam bioskop. Gue harus terbiasa mengendarai motor sendiri dan berjalan di depan atau di belakang kalian berdua. Gue harus terbiasa lo lebih memilih dia daripada gue walaupun ini bukanlah sebuah pilihan. Yang lebih harus gue terima adalah kita terpisah saat kita ingin menggapai puncak yang kita impikan dari 6 tahun lalu. Gue mencoba menunggu lo kala di awal pendakian hingga ke tengah tapi saat mencapai puncak gue  lihat lo sama sekali tidak menoleh ke belakang. Gue butuh pegangan lo walaupun gue tahu kita sama-sama lemah. Tapi lo terlalu sibuk dengan keadaan lo sendiri yang gak bisa gue sentuh. Gue mau memanggil nama lo tapi entah kenapa suara gue seakan hilang tertelan hembusan angin gunung. Saat itu gue merasakan rasa putus asa yang teramat dalam karena merasa telah kehilangan pegangan sahabat gue sendiri. Gak ada yang harus gue perjuangkan kembali. Walaupun impian menggapai puncak bersama sahabat seperti cerita novel 5cm melekat erat dalam benak gue. Sudah bisa sampai semeru pun cukup mampu mengobati keinginan gue selama ini. Tapi apa perlu gue memaki lo dan menyalahkan keadaan?

Gak!! Sama sekali gak perlu. Kehidupan itu terus berjalan dan gue juga harus menerima setiap perubahan yang ada di sekitar gue termasuk lo. Gue gak mengerti kenapa gue bisa merasa seperti ini. Apakah lo merasa gue berlebihan? Terserah lo. Karena menurut gue kita memiliki sudut pandang yang berbeda. Tapi inilah gue, gue yang gak bisa menyimpan semuanya dari lo. Lo tahu kenapa gue lebih memilih berjalan sama mas polet daripada lo? Karena gue gak mau menunjukan rasa ini sama lo. Gue lebih baik menghindar karena seperti yang gue bilang sama lo, lo seperti memiliki kehidupan lain yang gak bisa gue sentuh. Tapi gue terus bertahan memahami apa yang sedang terjadi. Gue gak mau menghancurkan persahabatan yang telah terjadi selama angka kesayangan lo itu.

*ditulis tanggal 22 juli, pertengahan bulan kelahiran kita

Rabu, 02 Mei 2012

trip to mountain gede --Mengenaskan dan tak terlupakan-- belajar sabar


hidup itu penuh pilihan dan pilihlah jalan sesuai hati kita, begitu ucapan orang bijak kepadaku. memilih pendakian di gunung yang cukup lama kunanti dengan gunung yang baru diperkenalkan padaku beberapa saat cukup membuatku bimbang. sikunir atau gede??
alhasil pilihanku jatuh pada gunung gede. gunung dimana soe hok gie selalu menginjakan kakinya di sana. menghabiskan masa mudanya sambil menghilangkan penat dari keruwetan birokrasi pemerintah yang tak pernah ada habisnya.
perjalanan pun dimulai dari jam 18.30 tepat tanggal 5 april. sunu menjemputku di kontrakan dengan semua barangnya yang sudah berjejal di dalam carrier. aku dengan semua kebutuhan yang kurasa cukup sampe tiga hari ke depan sudah siap. kami langsung menuju stasiun poncol dengan menggunakan motor sunu. demi mengirit dan memudahkan kami pulangnya kembali dari jakarta. sesampainya di stasiun kami pun kalang kabut karena bunyi sirene kereta telah berkumandang dan uang parkir motor kami keluarkan sebanyak 25ribu untuk 5 hari kedepan. kami pun segera berlari mengejar kereta. dua orang temen sunu (mas ridho dan badarudin) telah menunggu di depan pintu masuk dan segera memberikan tiket masuk kepada petugas sesaat melihat kami mendekat. jadilah perjalanan empat orang anak muda dengan niat masing-masing dan tujuan yang sama hahhaha...
jam 3 pagi kami sudah sampai di stasiun jati negara. menurut panitia, itu stasiun terdekat dari beskem panitia. kami pun sedikit linglung dengan arah rute beskemnya. karena penjelasan yang kami dpat dari panitia belum cukup meyakinkan kami. kami pun coba menghubungi panitia dan rombongan rahma temanku yang juga ikut acara ini di jakarta. sayang, karena jam segini waktu paling enak buat menjelajah dunia mimpi maka tak ada satu pun yang terbangun dengan dering telepon. alhasil kami menyerahkan semua nasib dengan rute yang diberi panitia. kami pun menaiki metromini 506 dengan harga 2ribu dan berhenti di pangkalan terakhir. dari situ kami mulai kebingungan untuk melanjutkan perjalanan karena panitia hanya bilang untuk naik bajaj dan lurus terus sampe beskem. waktu masih terlalu pagi untuk jam operasional bajaj kami pun mengikuti peruntungan dari feeling masing-masing dan terus berjalan hingga berada di kecamatan cakung. kami pun semakin pusing karena perjalanan kami bukan menuju cakung melainkan pondok kopi. salah jalaaaannnn >.<
akhirnya karena badan yang sudah tak bisa diajak jalan lagi dan harus cepat sampai di beskem, mas ridho dan badar pun bertanya dengan orang sekitar alamat beskem jejak. ternyata eh ternyata kami telah kelewatan saat naik metromini tadi dan harus berjalan sekitar 5 km hingga menemui bioskop buaran. sayang, kesulitan tidak berhenti sampai di situ saja. kami masih bingung mencari tempat yang dituju. maka saat bertemu dengan halte, kami memutuskan untuk menunggu sambil kembali menelpon rahma. jam 6 lewat rahma baru bisa dihubungi dan menghampiri kita beberapa menit kemudian.
cerita kupersingkat hingga keberangkatan yang kami lalui dengan mobil tronton ABRI. tiga tronton sekaligus dalam satu perjalanan. luar biasa ^^.... *prokprokprok

sesampainya di beskem gunung putri kami pun packing ulang sambil mengisi persediaan air. packing sudah, semua barang siap tinggal foto-foto. cheersss...


perjalanan sesungguhnya pun dimulai. awal mula jalan seneng, ngos-ngosan dikit karena gak pernah olahraga. tapi masih tahan. biar gak kerasa banget nafas yang keseret-seret, aku coba ngobrol sama mas fajar, temennya mas ridho yang ketemuan langsung di beskem jejak. cuma ngobrol sebentar tapi malah tambah ngos-ngosan. oke, diam saja hahha..

lama kelamaan langkahku berjalan lambat. formasi yang tadinya di awali badar, aku, mas fajar, mas ridho lalu ditutup sunu jadi berubah menjadi badar, mas ridho, mas fajar, aku lalu sunu. padahal kondisi masih di perkebunan. baru sebentar udah kacau formasi jalannya. di tengah perjalanan aku berhenti untuk sekedar foto pemandangan sekitar (biar gak ketahuan capeknya hehe..). mereka bertiga di depanku sudah terlampau jauh kira-kira 10 meter dariku. aku mulai berusaha mengejar tapi apa daya, mereka seperti kebut gunung dan aku merangkak gunung. kacau >.<

jalan, berhenti foto-foto lagi hingga akhirnya berjalan bersisian dengan sunu yang tadinya terlampau jauh dariku. bosan jalan sendiri pikirku. sampai di track yang seperti tangga, sunu mulai mengeluh dengan kakinya yang suka kram sendiri. aku sabar nunggu. dia jalan aku lebih cepet lagi jalannya sampai akhirnya jarakku dan sunu mencapai 20 meter dan dia tak terlihat. oke, aku tunggu karena gak ada barengan lagi yang aku kenali. satu menit, lima menit hampir sepuluh menit lebih kagak juga nongol. aku pun mulai SKSD sama kelompok lain. melas-melas kehilangan temen jalan dan ngintil siapapun yang ada. semua berjalan normal sampai akhirnya jam menunjukan pukul 7 malam. semua kondisi gelap dan aku masih ngintil kelompok lain. aku mulai ngerasa ada yang gak beres dengan tubuhku. aku geleng-geleng kepala, mencoba positive thinking tapi ternyata benar aku sakit. masuk angin di gunung gak banget sumpah. pengen muntah gak bisa dan ini nyiksa. mau ngeluh sama siapa?? mau minta tunggu sama siapa?? mereka yang aku intilin bukan siapa-siapa. yang lebih benar adalah aku bukan siapa-siapa mereka. kenal pun enggak, hanya sedang dalam perjalanan yang sama gak lebih. aku mencoba tahan. perjalanan ganti orang-orang yang aku intilin dari panitia sampai terakhir wahyu, salah seorang peserta yang setelah mengobrol ternyata dia tinggal di belakang penjara cipinang. perjalanan terberat ada saat jam menunjukan waktu pukul 9 malam. aku semakin gak bisa nahan rasa mual ini dan sialnya gak muntah-muntah. orang yang kutemui di jalan menyadari apa yang sedang kualami. mereka membantuku sebisanya dari mulai ngasih vitamin C, kurma sampai rela menemani kujalan. pukul setengah 11 aku mulai putus asa. aku memutuskan untuk berhenti dan menyuruh mereka melanjutkan perjalanan tanpa aku. biar aku menunggu sweaper aja, jawabku kala itu saat ditanya. awalnya mereka menyetujui keinginanku dan mulai melanjutkan tapi hanya berselang dua puluh detik hingga mereka berpikiranan bahwa keinginanku untuk tinggal sendiri tanpa teman adalah bodoh. mereka memintaku tetap melanjutkan perjalanan walau pelan-pelan saja. sebenarnya bukan tanpa alasan aku memilih keputusan tadi. aku tahu mereka merasa terbebankan dengan kondisiku yang buruk ini. akhirnya aku mulai berjalan lagi pelan-pelan tapi kesel. temen-temenku dimana semua?????????? sunu gak nyampe-nyampe dan ketiga cowok yang berjalan duluan udah gak ketahuan lagi kabarnya. rahma dkk apalagi. hedeh....
jam sebelas kami bertemu dengan panitia. panitia bilang bentar lagi nyampe dan satu kelompok yang berjalan denganku dan wahyu mengikuti langkah panitia. aku dan wahyu semakin tersudutkan di belakang dan kehilangan jejak lagi. alhasil satu jam berikutnya kami hanya berdua. wahyu yang juga udah gak kuat lagi berjalan sama lambatnya kayak aku. lima menit jalan sepuluh menit tidur di jalan dan terus berulang hingga sampai di hamparan padang edelweis. aku mulai bernafas lega, ini tandanya waktu untuk merebahkan badan tak berlangsung lama. tapi ternyata aku salah. hamparan padang edelweis terlalu luas. dan kami berdua tidak pernah kesini. panitia pun tak jelas dimana keberadaannya. kami mulai teriak memanggil-manggil. tapi semua itu sia-sia, suara kami hanya dijawab gemaan. dan ingin rasanya aku menangis. pengalaman macam apa ini????
aku mulai berkeliling dari bawah, naik ke undakan bukit turun lagi ke dekat aliran air hingga bertemu dengan salah satu panitia bernama alex. dia juga tampak bingung dengan keberadaan temannya. kondisi juga cukup ramai, ada anggota pendaki lain yang mendirikan tenda di situ dan banyak sehingga semakin sulit membedakannya. waktu yang sudah larut semakin menyulitkan semuanya. kami pun beristirahat di sekitar aliran sungai kecil. mereka berdua menawariku makan, kutolak halus. lambungku gak bisa menerima makanan. sepuluh menit istirahat, aku mulai menggigil dingin. angin yang kencang dan uap air yang naik dari aliran air sungai menambah suasana dingin kala itu. kami pun mulai mencari lagi. mereka berjalan di depanku. aku mulai terseok dan terseok melangkahkan kaki lemahku. hingga semuanya berakhir, rasa mual itu berakhir dan aku berhasil muntah. pahit sekali ...
alex yang prihatin dengan kondisiku mulai menuntunku. memperhatikan setiap langkahku dan berharap menemukan kelompokku secepat mungkinmenghindari kemungkinan terburuk lainnya. selang sepuluh menit aku pun kembali meneriaki semua nama. "Mas Ridho, badar, mas fajar, rahmaaaa..."
terdengar sahutan dari salah satu tenda dan itu adalah suara sahid salah satu teman rahma. aku yang sudah tinggal 15 % kekuatan langsung membanting tasku begitu saja di luar tenda, membuka cepat sepatuku dan masuk ke dalam tenda. sahid pun membuatkan makanan dan minuman hangat. setelah semua kumakan, aku pun merebahkan tubuhku. terlelap.
jam setengah 8 aku mulai membuka tendaku. kondisiku sudah kembali pulih. sahid dan sosyi yang menjadi teman tidurku malam tadi, mulai terbangun dengan gerakanku. aku mulai menanyakan keberadaan yang lainnya. sahid pun menjelaskan rahma, kiki dan kohar beserta ketiga cowok temanku itu berada jauh dari tempat sahid mendirikan tenda. sahid pun berinisiatif memanggil mereka sembari mengisi air yang habis di sungai kecil tadi malam. aku mulai memasak minuman hangat dibantu rosyi. selang bebrapa menit saja mereka datang. aku pun menggebu-gebu menceritakan kondisiku kemarin malam. mengenaskan pendapat mereka. tak lama kemudian sunu datang, ternyata ia malah baru sampai jam 3 pagi tadi dan menumpang di salah satu tenda peserta. kami pun mulai memasak. dari sop kebanyakan bakso daripada sayurnya, ikan asin terenyah sampai nasi yang pulen tiada bandingnya bikinanku*lebay mode on.


masak-masak sudah, makan pun udah sekarang poto-poto lagi. kegiatan hari ini hanya dihabiskan untuk menikmati alam dan makan. bayangkan, aku sehari bisa makan 5 kali makan. drastis dan brutal hahhaha...
makan pertama adalah makan spagetti punya sunu, setelah dia kelaparan menunggu nasi yang lama matangnya. makan kedua, makan nasi sop dan ikan asin sepiring berempat sama mas Ridho, mas Fajar dan Badar. so sweettt..
makan ketiga adalah makan mie setelah sempat tertidur sebentar siang harinya (kali pertama di gunung ada istilah tidur siang). makan keempat adalah makan makaroni punya sunu di sore hari dan terakhir makan nasi goreng dua rasa yang enaknya bukan main. brutal memang tapi semua makanan tidak bisa saya tolak hehehe...
di sore harinya panitia mengadakan pembagian doorprize dan aku dapat celana. aseeekkk..
lebih asek lagi karena dari 90 lebih peserta hanya 25 orang beruntung yang mendapatkannya. dan yang terberuntung adalah salah satu peserta dari bandung, dia dapat sepatu yang harganya melebihi harga yang harus ia bayarkan untuk bisa ikut acara ini. selamat boss
tak banyak yang bisa dilakukan tapi tak banyak yang harus disesalkan. kegiatan hari ini hanya mengagumi keindahan padang edelweis yang walaupun mekar pun belum tapi tetap memesona. sungguh ^^
keesokan paginya jam 5 kami pun mulai melanjutkan perjalanan menuju puncak. hanya butuh 45 menit dan puncak sudah di depan mata. hebat kawan sungguh...
aku sampai rela membiarkan semua teman-temanku sibuk dengan masakan paginya sedangkan aku menikmati keindahan semuanya. menyimpan sebanyak mungkin gambaran dunia kedamaian seperti yang kulihat pagi itu. potrait puncak yang damain tanpa semua keruwetan. aku seperti menumpahkan isi hatiku. tertawa dalam hati sendiri, menangis dalam hati sendiri dan berbincang dengan alam lewat hembusan angin paginya. tak lama memang karena semua mulai mengganggu meditasiku pagi itu. mulai dari poto paparazi hingga diajak ngobrol. hilang sudah keinginan untuk sendiri. akhirnya aku mulai menyatu dengan mereka ketika makanan matang. menghabiskan makanan yang banyaknya tak bisa dihabiskan sepuluh orang. setelah diberitahu panitia bahwa perjalanan kita nanti akan melewati air terjun, kami pun mulai melanjutkan perjalanan. sesekali berpoto dan berlari mengejar waktu agar bisa lebih lama menikmati kegiatan terakhir perjalanan ini. kami melewati jembatan setan, air panas dan bertemu dengan air terjun setelah berbasah-basah ria karena diguyur hujan diperjalanan.
tak kalah indahnya air terjun dengan puncak. semua membawa kedamaian di hatiku yang telah lama gersang. poto-poto lagi. dan batre camera digitalku habis saat itu juga. camera digital rahma ikut-ikutan. tinggalah kamera sunu yang belom terpakai, sayang yang bawa kameranya hilang. badar dan mas fajar gak jelas keberadaannya. capek liat pemandangan yang gak bisa lagi diabadikan di kamera yang udah minta istirahat semua, kita pun kembali ke pos pancayangan tempat semua beristirahat. dan mulai melanjutkan perjalanan. perjalanan dari puncak menuju beskem cibodas menghabiskan waktu hampir 7 jam setelah ditambah waktu refreshing di air terjun. cukup lama untuk jalur turun sebuah gunung. sesampainya di beskem aku pun mandi di sebuah masjid di sana. segar rasanya setelah tiga hari tidak mandi. dilanjutkan makan, mencharge handphone dan membalas semua sms yang terhambat masuk karena sinyal yang jelek. karena kami memesan tiket kepulangan ke semarang untuk hari senin maka diputuskan untuk menginap di beskem jejak sehari. kami naik tronton urutan terakhir setelah menunggu setelah menunggu salah satu peserta yang memiliki bobot badan berlebih malah sangat berlebih sampai beskem cibodas jam 12 malam.
esoknya kami menghabiskan waktu dengan menonton film the raid di bioskop buaran dan barulah pulang menuju semarang.
yihaaaaaaaaa....

Rabu, 04 April 2012

apa sih organisasi menurut kamu?

apa sih pertama kali yang terlintas dalam benak kamu ketika membaca kata "organisasi"??
sebuah perkumpulan? atau apa sih?

kalau organisasi dalam pemikiranku sendiri sih aku mengartikannya seperti ini.
organisasi adalah tempat berkumpulnya semua ide demi kelangsungan tujuan bersama. semua yang dilakukan di dalam kegiatan organisasi itu dilakukan bersama-sama. semua itu penuh kerja sama satu sama lain. KERJA SAMA.



tapi kayaknya gak semua orang bisa ya berpikiran hal seperti itu. mereka mengandalkan jabatan mereka yang tinggi demi kesenangannya sendiri. membudak stafnya sendiri demi terselesaikannya program kerja yang dia inginkan. lalu untuk apa organisasi yang ada tanpa adanya kerja sama dari masing-masing pihak???

Kamis, 15 Maret 2012

komitmen tanpa status??



Untuk menjalani sebuah hubungan, kita dituntut untuk saling berkomitmen. Komitmen saling percaya, komitmen menjaga perasaan satu sama lain dan komitmen bla..bla..bla.. lainnya. Untuk yang sudah berpacaran pastinya mengerti komitmen seperti apa yang harus dibangun agar sebuah hubungan berjalan dengan lancar. Ya, satu dua kali terjatuh itu sudah biasa. Hal terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan saling mendukung satu sama lain.

Itu mungkin dalam konteks berpacaran. Lalu seperti apakah komitmen dalam konteks non pacaran?
Suatu kali kita mungkin dihadapkan pada sebuah permasalahan yang mana membawa dampak ke depannya bagi kehidupan kita. Sakit hati, rasa kecewa dan sedih yang berkepanjangan terkadang membuat hati seseorang menjadi mati rasa. Dia gak peduli dengan keadaan sekitar. Gak peduli kalau ada yang peduli dan sayang sama dia tulus. Hingga akhirnya dia menemukan cahaya kembali untuk tersenyum ikhlas. Cahaya yang ia dapat dari seseorang yang lain. lantas apakah sakit hatinya telah hilang begitu saja? Tidak. Tidak mungkin. Layaknya kulit yang terluka, terkadang masih ada bekas atau sekedar tanda yang memperlihatkan bahwa pernah ada luka di situ. Seperti itulah hati orang yang terluka.

Aku memiliki sebuah cerita menarik mengenai tema yang kita ambil pada saat ini. Cekidot ^^

Sebut saja namanya mawar. Dulu ia menjalani rutinitas kesehariannya dengan tawa yang membahana, senyum yang tak pernah hilang dalam bibir tipisnya hingga membawa aura positif ke semua teman-temannya. Ia memiliki lebah untuk selalu menemani hari-harinya. Menghisap madunya untuk dibagikan bagi penghuni bumi. Hubungan mereka tak pernah mengalami masalah. Sekali dua kali bertengkar sudah biasa tapi tepat pada waktu ujian nasional berlangsung. Cermin kehidupan mereka retak berantakan. Mereka berpisah karena status yang tak sama. Perbedaan keyakinan. Sulit memang kalau sudah menyangkut dogma agama. Dan itu membekas tak berperi hingga kini. Mati rasa hatinya. Tak peduli sebaik apapun lebah yang lain mendekatinya. Tak peduli dengan aroma tanah yang menyejukan. Hatinya hampa. Kosong. Dan dia menolak mengisinya lagi.

Waktu terus berlalu hingga muncullah lebah yang lainnya. Tak istimewa memang tapi mampu mendesak senyum tulus mawar kembali terbit. Mampu mendobrak pertahanan mawar. Hatinya mulai terisi. Tapi tetap dengan luka yang sama, dia berhati-hati sekali. Boleh deket tapi gak pacaran. Boleh suka tapi harus ada batasnya. Itulah komitmen mereka berdua. Semua menyetujuinya.

Waktu suka membolak-balikan perasaan seseorang. Siapa yang bisa menahan cinta tumbuh di hati mawar? Siapa yang bisa menahan mawar tersipu ketika diperlakukan istimewa olehnya. Terlebih ketika lebah selalu mengumbar kata cinta kepadanya. Memegang tangannya hangat. Tak ada seorang pun bahkan mawar sendiri tak kuasa. Ia biarkan hatinya bermekaran seperti senyumnya. Ia nikmati semua kebersamaan hingga luka itu kembali menganga. Lebah itu mulai berpaling.

Apa yang bisa mawar lakukan? Memarahinya? Mengatakannya pengkhianat?
Mawar hanya terdiam. Menahan amarah yang sampai saat ini semakin membuka lebar luka di hatinya. Tak pantas ia berontak karena semua atas komitmen mereka masing-masing. Komitmen tanpa status. Terumbar kata cinta dan menikmatinya. Dan laki-laki itu menang satu langkah darinya.

Sekarang apakah bisa komitmen itu dijalankan?? Komitmen tanpa status yang pasti. Seperti mencinta tapi tak dicinta. Seperti disuka tapi dimainkan.


Tak ada kata pertemanan untuk sebuah hubungan yang beratasnamakan adik-kakak. Semua pasti akan bermuara pada cinta. Baik itu dirasakan keduanya atau hanya salah satunya saja. Terlebih bila rasa membutuhkan itu sudah tercipta.

Hati-hatilah dalam keputusanmu. Semua akan berdampak pada kehidupanmu di masa depan sobat ^^

Selasa, 13 Maret 2012

nancep banget di hatiiii



Listen to the song here in my heart
A melody I start but can't complete
Listen to the sound from deep within
It's only beginning to find release

Oh, the time has come for my dreams to be heard
They will not be pushed aside and turned
Into your own all 'cause you won't
Listen

Listen, I am alone at a crossroads
I'm not at home in my own home
And I've tried and tried to say what's on mind
You should have known

Oh, now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what you made of me
I followed the voice you gave to me
But now I've gotta find my own

You should have listened, there is someone here inside
Someone I thought had died so long ago
Oh, I'm screaming out and my dreams'll be heard
They will not be pushed aside on words
Into your own all 'cause you won't
Listen

Listen, I am alone at a crossroads
I'm not at home in my own home
And I've tried and tried to say what's on mind
You should have known

Oh, now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what you made of me
I followed the voice you gave to me
But now I've gotta find my own

I don't know where I belong
But I'll be moving on
If you don't, if you won't

Listen to the song here in my heart
A melody I start but I will complete

Oh, now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what you made of me
I followed the voice you think you gave to me
But now I've gotta find my own, my own

Senin, 12 Maret 2012

mengenali keluarga edel satu persatu part 2



ayo tebak, kira-kira siapa yang akan aku ceritakan kali ini??? *bikin penasaran
aku enam bersaudara, sesaat yang lalu aku telah menceritakan tentang kakak perempuanku, kira-kira sekarang siapa ya?? hihihihi...
siapa hayoo....
jederr..jederr..dueng..dueng *masangpetasan

dialah adik terpintarku sedunia
*RIFKY MUHAMMAD HANIF*

dialah adikku yang telah kupilihkan nama terbaik untuknya namun telah keburu oleh kakakku. #huhuhhu..
dialah anak yang pertama bangun setelah umi dan ayah dan langsung mengganti seluruh pakaiannya yang terkena ompol dan langsung membasuh sekujur tubuhnya dengan air wudhu. dialah imam terbaik untuk calon istrinya nanti. calon istri yang tak akan menyesal mendapatkannya. #saluuutttt bangettttt


enggak ada yang lebih mencengangkan ketika mendengar setiap ocehan kritis dari mulut kecil ini.  bahkan semua anggota edel sekalipun. dia begitu kritis di usianya yang terbilang sangat belia. 6 tahun. masih ingat dalam benakku ketika ia membenarkan ucapan ibuku yang salah ketika menyuruhnya masuk ke dalam rumah.
"Ayo Dek masuk ke kandang, udah maghrib. Mandi dulu."
"Kandang itu buat hewan, Mi. Ini rumah namanya."
umiku hanya tersenyum simpul mendengar ocehan kritisnya. ucapannya bukan hanya ucapan anak kecil yang asal-asalan saja. ucapannya semua punya arti. arti yang begitu besar dalam keluarga edel.

jangan dikira masa kecilnya begitu biasa-biasa saja. dia adik paling tegar dalam hidupku. dia pernah mengalami masa-masa sulit. masa di mana kami sekeluarga mengkhawatirkannya setengah mati. masa di mana air mata ibuku tak berhenti mengalir walau tak pernah ditampakan di depan kami anak-anaknya. masa di mana aku begitu tak bisa melepaskannya barang sedetik pun.
masa itu....hufh *menghela nafas

beberapa tahun yang lalu, adek hampir saja mengalami kelumpuhan total. kelumpuhan yang diakibatkan oleh obat kimia sialan yang diberikan oleh sebuah rumah sakit di daerah rumahku dalam dosis besar. phak rumah sakit menyamakan dosis yang diberikan kepada adek dan abang, kedua adikku, di saat mengalami sakit yang sama dalam waktu bersamaan. kami sekeluarga tahu benar kondisi fisik keduanya yang bertolak belakang. mereka tak bisa disamakan. fisik adek sangat lemah dan dosis yang diberikan begitu berlebihan. alhasil, satu bulan lamanya adikku merasakan lumpuh sementara di sekujur tubuhnya. dia tidak bisa menggerakan kedua kaki dan tangannya. ia tak bisa didudukan. kondisinya bagaikan manusia tanpa tulang. kerjaannya hanya tidur dan murung. sungguh tak bisa kubayangkan kalau sampe adek lumpuh total. mungkin aku bisa langsung bakar rumah sakit itu langsung *kebawa emosi.

kalau mengingat masa itu, hatiku seperti tersayat dalam. untunglah kami bisa melihatnya kembali tertawa bahagia, bisa melihatnya kembali berlari melawan angin, bisa melihatnya duduk rapi sambil membaca iqra atau pekerjaan rumahnya. kebahagiaan tak terkira, air mata pun tak bisa disembunyikan dalam wajah-wajah edel sekeluarga. permata, intan ataupun berlian seperti itulah kita mengumpamakan dirinya. adek begitu berharga lebih dari apapun bagi kami sekeluarga.


kepintarannya, ocehan kritisnya, kurus wajahnya dan kelam kulitnya yang terpanggang saat main gundu di gang rumah kami tak bisa digantikan dengan apapun. dan satu yang menjadi ciri khasnya. dia mewariskan tangan kidal umiku. setiap aktivitas ia lakukan dengan tangan kirinya yang lincah. hanya makan saja dia berusaha keras untuk memakai tangan kanan dengan susah payah lebih tepatnya. suatu hal yang pantas dihargai, *prok..prok..prok

dia pecinta baju bola dan jarang memakai baju selain baju bola. koleksinya lebih dari 5 dan kerjaannya hanya pake, cuci, kering, pake lagi *hedeh. satu-satunya cowok yang mampu meluluhkan hati ibuku dalam waktu sepersekian detik. kata-katanya, pujian tulusnya kepada semua keluarganya mampu membuat keinginannya hampir 80% tercapai. ia makhluk perayu sedunia. rayuan tulus dan aku suka itu :D

HUG AND KISS FOR YOU BROTHER...
:*



Minggu, 11 Maret 2012

Song in this mid night



Boy it's been all this time
And I can't get you off my mind
And nobody knows it but me

I stare at your photograph
Still sleep in the shirt you left
And nobody knows it but me

Everyday I wipe my tears away
So many nights I've prayed for you to say

[Chorus]
I should've been chasing you
I should've been trying to prove
That you were all that mattered to me
I should've said all the things that I kept inside of me
And maybe I could've made you believe
That what we had was all we'd ever need

My friends think I'm moving on
But the truth is I'm not that strong
And nobody knows it but me

And I've kept all the words you said
In a box underneath my bed
And nobody knows it but me

But if you're happy I'll get through somehow
But the truth is that I've been screaming out

[Repeat Chorus]

I should've been chasing you
You should've been trying to prove
That you were all that mattered to me
Oh you should've said all the things
That I kept inside of me
And maybe you could've made me believe
That what we had girl
Oh that what we had, what we had
It was all we'd ever need
It was all we'd ever need

*gak boleh galau*
#lagu ini pernah ada dalam kehidupanku huaaaaa :'(
meluk bantal #

Mau Buku Ini Dongss



Suatu waktu aku menyelesaikan sebuah cerpen dan meminta pendapat ke salah satu temanku. Nikotopia. Ya, bisa dibilang aku selalu meminta pendapat dirinya. karena aku selalu terbakar semangat ketika kalimat-kalimat pedas dan cercaan keluar dari dirinya *kritik membangun* hihihi..
Dalam penjelasannya dia menjelaskan bahwa tulisanku memiliki kesamaan dengan Dewi Lestari a.k.a Dee. Niko menyarankanku untuk membaca sebuah buku milik Dee berjudul filosofi kopi. Sekedar menambah pengetahuan dan meningkatkan kualitas menulisku ujarnya.
Alhasil, aku ubek-ubek mbah google *maap ya, Mbah* demi mengetahui sekilas tentang buku yang dimaksud. Seerti inilah kilasan yang kubaca :
“Filosofi Kopi” merupakan antologi cerita dan prosa pertama yang ditulis oleh Dee dalam kurun waktu sepuluh tahun (1995-2005). “Filosofi Kopi” memuat format cerita yang cukup beragam yang dapat dijadikan sumber pembelajaran dan hikmah. Gaya penulisannya ada yang berupa prosa lirik, cerita pendek dan cerita tidak terlalu pendek. Cerita “Filosofi Kopi” yang diambil sebagai judul berkisah tentang seorang peramu kopi handal bernama Ben yang terobsesi untuk membuat ramuan kopi paling sempurna di dunia. Ben dan sahabatnya, Jody, memiliki kedai kopi terkenal bernama “Filosofi Kopi”. Namun, ternyata Ben pada akhirnya justru menemukan titik balik hidupnya di warung kopi sederhana yang tak bernama.
Adalah Budi Darma, sastrawan senior dari Surabaya, yang dengan tepat mengatakan bahwa benang merah dari semua karya dalam “Filosofi Kopi” adalah pencarian jati diri. Lewat kisah cinta insani seperti “Sepotong Kue Kuning” dan “Sikat Gigi”, kisah cinta hewani yang diwakilkan oleh kecoak dalam “Rico de Coro”, kisah cinta botani yang dihadirkan “Filosofi Kopi”, juga surat-surat cinta seperti “Surat Yang Tak Sampai” dan “Saat Kau Lelap”, tak ketinggalan pula renungan-renungan singkat dalam “Spasi”, “Kunci Hati”, “Salju Gurun”, Dee meniti ulang jembatan-jembatan universal kemanusiaan. Ia mencatatkannya dalam kumpulan cerita apik yang terpilih sebagai karya sastra terbaik tahun 2006 oleh Majalah Tempo.
Dan sekarang aku lagi mau ngubek-ubek tempat murah yang jual ini buku. Kalo ada yang mau ngasih gratisan juga boleh *berharap ada yg ngasih :D *



magnum itu kamu


say no more galau mungkin itu cocok banget buat anak muda jaman sekarang yang sedikit-sedikit galau. denger lagu galau, ditinggal pacar galau, gak punya pacar galau, pacar dua lebih galau. aduh, hidup kok galau mulu sih??
untunglah bukan aku yang galau saat ini. tapi dialah temanku Fani yang lagi gundah gulana ditinggal empat bulan sama TTM nya ke balikpapan. baru TTM Fani sayang. janganlah galau !!

sebagai teman yang baik dan pengertian *tetep narsis* akhirnya malam ini aku menemani dirinya menikmati suasana malam penuh orang pacaran *moga gak tambah galau* di sebuah pusat perbelanjaan di Semarang. alhamdulillah aku bisa sedikit belanja juga setelah uang bulanan masuk ke tabungan tepat satu menit sebelum berangkat. *udah rejekinya kali ya, padahal masih sepuluh hari dari jatah semestinya.

sebenarnya sih gak niat buat belanja tapi kebutuhan celana udah minta diganti alhasil belilah celana baru. bukan celana baru yang aku suka dalam perjalanan ini but something else. senyum SPG yang melayani stand celana yang aku kunjungi. kayak coklat, manis banget hahahhaa...
dari mulai aku datang sampe pergi buat ngepasin celana sampe balik lagi ngembaliin celana karena mau nyari yang lebih murah harganya dan gak ketemu akhirnya balik ke stand awal dia masih aja melempar senyum.

sumpah magnum abis itu cowok..
M.A.N.I.S
*hikmah bantuin temen nih

:D

Kamis, 08 Maret 2012

Wanita terindah dalam hidupku




Siang ini, aku melihat status temanku yang bertuliskan Happy International Women’s Day. Ya, hari wanita sedunia tepat jatuh pada tanggal 08 maret tiap tahunnya. Tiba-tiba aku terdorong untuk menuliskan sesuatu yang sudah lama kupendam sendiri. Perasaan untuk satu-satunya wanita paling berharga dalam hidupku. Siapa lagi kalau bukan umi.

Umi,
Beliau lah wanita paling tulus yang pernah kutemui. Tulus memberikan seluruh waktunya hanya demi kami, anak-anaknya. Beliau lah wanita terindah dalam hidupku. Indah dengan senyumnya yang menghiasi hari-harinya sepanjang masa. Beliau lah wanita tersabar yang pernah ada. Sabar menghadapi kemelut masalah dalam rumah tangganya. Sabar menghadapi suami yang terkadang membuatnya menangis menahan amarah. Sabar menghadapi kebohongan anaknya hanya dengan senyuman. Sabar menghadapi sulitnya kehidupan hanya dengan dzikir-dzikir malam yang dipanjatkan.
Umi,
Dengan bahagianya engkau tersenyum menghitung jumlah anak-anakmu yang begitu banyak. Tak peduli berapa pun penghasilan yang kau dapat. Sebanyak apapun peluh yang kau cucurkan. Bagimu anak-anakmu sehat setiap harinya.
Engkau bukanlah dilahirkan dari keluarga berada. Bukan juga dibesarkan dengan pendidikan tinggi. Tapi engkau tak pernah mampu membiarkan anak dan suamimu kesusahan. Tak mampu melihat anak-anakmu tak mengenyam bangku pendidikan.
Umi,
Maafkan aku yang belum mampu bersikap jujur dan terbuka terhadapmu. Maafkan aku yang terkadang membohongimu dan membuat air mata jatuh di kedua belah pipimu. Maafkan aku yang hanya memiliki otak pas-pasan dan belum mampu berdiri tanpa biayamu. Maafkan aku atas semua perlakuan tidak baikku. Maafkan aku atas rasa sakitmu ketika pertama kali aku menghirup udara dunia. Maafkan aku yang membuatmu sakit berulang-ulang.
Sungguh, aku tak mampu melihat semua itu. Sungguh aku berdosa. Tapi sesungguhnya aku mencintaimu lebih dari apapun. Lebih dari diriku sendiri.
I LOVE YOU, UMI..
SO MUCH….

Minggu, 04 Maret 2012

Insomnia is complicated

 Guys, hari ini kesan begadangku penuh complicated. Gimana tidak isi chat yang semula hanya bercandaan berubah serius dan perasaan campur aduk.

begini awal mulanya
aku : bole..bole..bole, ngambek mulu nih, nanti aku cari cowok laen loh di sini, banyak yg baik2 sama aku, boleh ya??
dia : tegaaaa
aku : TTM aja boleh?
dia : tegaaaa
aku : temen boleh?
dia : emg syg lg pdkt ma seseorg yaa???ko gtu seh yank.
dan bla..bla..bla laennya
hingga akhirnya
dia : jd maksdnya ap seh syg,,klo g mau hub kit diterusin yaud kjr dy..dr pd ak cemburu n cinta brtepuk sblh tgn..mending kita udhan aj
aku : sekarang aku tanya deh sama kamu, emang kita kapan mulainya? dari awal kan kamu sendiri yang bilang jalani aja . aku jadi bingung
dia : yaud kita mulai dr skrg catat jam 03.00 yyaaa..kita resmi pacaran,,gmn???



Sontak aku kaget dengan balasannya. pacaran? whatt??
Dengan memutar otak, mutar badan sampe guling-guling tanpa ngakak aku berpikir keras. Jujur aku gak mau terlalu cepat mengambil keputusan. Aku puter-puter jawaban dia semoga dia gak pusing. Aku tahu dia geram di ujung belahan sana. Hingga akhirnya aku katakan tidak... *maaf banget

Di sini akan aku jelaskan kenapa, mengapa dan gimana..
Pertama-tama aku nolak bukan karena tanpa alasan. Tapi semuanya beralasan.
Kedua karena masa silam
Ketiga dari pemikiran

Oke-oke aku jelaskan dengan baik.
Kami baru beberapa bulan ini kenal. Baru sekali ketemu dalam intensitas seharian penuh. Berkabar pun jarang. Sekalinya berkabar tak pernah kami bercerita siapa diri kami, bagaimana kami dan lingkungan kami. Lalu bagaimana kami bisa saling mengenal??
Dia sudah menyapaku dengan kata sayang, ayank, cinta dan semua panggilan sayang lainnya. Oke fine, aku gak peduli. Tapi sekarang dia dengan mudahnya minta aku meresmikan hubungan kita. Hello....

Tentang masa silam itu..
Sebenarnya aku tak ingin mengingatnya. Tapi okelah kini kuceritakan biar semua jelas. Beberapa tahun yang lalu aku menjalin hubungan dengan seorang lelaki sunda sama seperti dirinya. Mengenalku hanya beberapa minggu saja dan menembakku. Aku yang kala itu duduk di bangku SMA kelas 1 entah bodoh atau terlalu polos dan lugu serta unyu mengiyakan langsung. Kalian tahu? Aku belum pernah sekali pun ketemu dia. Kami mengenal lewat ponsel saja. lewat suara dan tulisan. Bisakah kalian menebak lama pacaran kami??
Aku yakin tidak. Karena kita hanya berpacaran kurang dari seminggu. Dia berbeda. Cintanya terasa datar buatku. Pacaran malah membuat kita tak saling mengenal dan aku muak. Sebenarnya aku ingin memutuskannya setelah tiga hari berpacaran tapi aku menunggu dia berubah. Pada akhirnya nothing..

Belajar dari kisah lama, aku tak ingin terburu-buru menjalin kisah. Aku sudah memasuki kepala dua beberapa bulan lagi. Aku harus lebih bijak dan arif dalam bersikap. Dalam mengambil keputusan pun harus dipikir masak-masak sampe gosong kalo bisa. Aku tak ingin mengulangi kebodohan yang sama. Karena orang yang bodoh adalah orang yang tidak belajar dari pengalaman yang ada.

Aku ingin kami saling mengenal terlebih dahulu. Ingat, penolakan bukan berarti memutuskan tali pertemanan. Karena teman bagiku lebih berharga dari pacaran.

Banda Neira, sejarah yang takkan hilang


Pulau Banda merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di Indonesia untuk para penyelam. Baik penyelam yang ahli maupun yang pemula akan menikmati area menyelam mulai dari area dengan kedalaman yang dangkal antara Banda Neira dan Gunung Api sampai dengan tembok vertikal di Pulau Hatta. Pulau Banda menawarkan pemandangan tropikal yang mempesona, sebuah cerita yang tidak akan terlupakan, penduduk yang ramah, dan beragam karang laut yang asli. Kegiatan scuba adalah kegiatan baru yang terdapat di pulau ini, namun pionir penyelam tidak memerlukan kerja keras untuk sensasi scuba ini. Kehidupan bawah laut sekitar Ambon dan pulau terdekat Saparua memiliki beberapa tempat menyelam dengan rating tinggi. Selain adanya tembok karang, kehadiran kehidupan laut yang besar: ikan hiu, kura-kura, sekelompok Napoleon Wrasse, ikan dengan kelompok besar, tuna, dan lobster yang besar, menemani berbagai kelompok ikan batu karang.
Pulau Banda, terletak kurang lebih 132 km sebelah Tenggara Ambon, terdiri dari tiga pulau besar dan tujuh pulau kecil, di ketinggian pinggiran laut terdalam Indonesia, Laut Banda. Dekat dengan Pulau Manuk, kedalaman air mencapai lebih dari 6.500 meter. Dari ketiga pulau terbesar: Pulau Banda, Pulau Banda-Neira, dan Pulau Gunung Api, dua pulau pertama ditutupi dengan pohon pala dan vegetasi lain, sedangkan pulau ketiga, tidak ditumbuhi pepohonan dan bertanah vulkanik. Laut sekitar Banda merupakan tempat yang paling terkenal dengan taman laut Maluku dengan karang yang cerah dan ikan yang berwarna-warni berada dalam air yang jernih seperti kristal dan membuatnya sangat cocok untuk menyelam, snorkel atau hanya untuk melihat-lihat saja.
Tempat Menyelam Pulau Banda
1.      Sonegat : Tempat menyelam terdekat untuk seorang penyelam yang baik hanya lima menit dari hotel bila menggunakan perahu. Terletak di Sonegat-sea arm ” antara banda Neira dan Gunung Api, hanya lepas pantai dari sebuah rumah tepi pantai yang kecil milik Des Alwi, anak paling terkenal pemilik Banda. Kedalaman airnya curam dan temboknya meluas 25 meter ke ujung pantai. Terdapat sedikit ikan di daerah ini, namun sebuah ukuran yang bagus dari dogtooth tuna terdapat di daerah ini dan beberapa ikan blue girdled dan emperor angelfish yang cantik juga terdapat disini.
2.      Keraka Island : Pulau Keraka atau Pulau Kepiting hanya beberapa menit saja, dan melindungi jalan lintasan pintu utara Pulau Neira-Gunung Api. Sebuah hamparan pasir di pesisir utara sangat cocok untuk piknik. Di sebelah selatan pantai, terdapat beberapa mini-wall setinggi 18 meter yang ditutupi dengan ratusan large blue dan yellow tunicates. Beralih ke arah timur pantai, Anda dapat melihat di kedalaman 10 meter, bermacam-macam ikan batu karang dan sekelompok barracuda sepanjang setengah meter.
3.      Sjahrir Island dan Batu Kapal : Pulau Sjahrir atau yang dulu dikenal sebagai Pulau Pisang dan Batu Kapal hanya 20 menit dari hotel di Banda-Neira dengan menggunakan perahu. Dua tempat ini terkombinasi dengan baik untuk kegiatan menyelam pagi hari, piknik di pantai, dan kegiatan menyelam sore hari.
4.      Gunung Api : Pada Bulan Mei, 1988, ledakan dari gunung ini telah membunuh hampir semua formasi karang lepas pantai yang terdapat di sekitar Gunung Api, tetapi yang menakjubkan menyebarkan beragam bunga karang. Beberapa karang mulai tumbuh kembali, namun bentang alam laut yang besar masih menyisakan kepucatan karena tidak adanya tembok di Gunung Api. Kemiringan dasar laut mencapai 30-35 meter.
5.      Lontar Island : pagar terluar dari Pulau lontar, yang mewakili bagian pinggiran sebuah sunken caldera, menawarkan beberapa tempat menyelam yang baik.
6.      Batu Belanda : Di tempat ini, Anda akan menemukan beragam barrel dan tube sponge, dan gua-gua kecil dan celah. Ikan yang berada di daerha ini sangat bervariasi dan beragam: sekelompok snappers, large emperor, dan blue-girdled angelfish, wrasses, large pinnate bat-fish dan beragam bannerfish.
7.      Ai Island : Bersama dengan Pulau Hatta, pulau ini menawarkan tempat menyelam terbaik di Pulau Banda. Baik di pantai utara dan selatan dan barat dari Pulau Ai, dikelilingi dengan tembok karang yang sempurna, yang tidak datar dan penuh dengan gua-gua, habitat dari harbors fish.
8.      Hatta Island : Pulau Hatta hanya 25 km dari Pulau Banda-Neira. Skaru atoll dan sebuah karang di bawah permukaan air laut dapat ditemukan beberapa ratus meter dari sebelah selatan Pulau Hatta. Pada sebuah karang yang muncul pada permukaan bumi, Anda dapat melihat parade dari unicornfish, Fusiliersm Jack Fish, dan Rainbow Runners, sering terlihat juga Whitetip Sharks (sepanjang 2 meter) dan Dogtoothed Tuna, napoleon Wrasse, dan Hawksbill Turtles.
Hal lain yang dapat ditemui jika berkunjung ke Banda adalah berbagai situs doeloe peninggalan penjajah (benteng-benteng pertahanan seperti benteng belgica, meriam, dkk) hingga peninggalan para tokoh penting proklamasi Indonesia (rumah pengasingan dan benda-benda pribadi Bung Hatta, Sutan Syahril, Dr.Cipto Mangunkusumo,dkk).  Ada juga Istana Mini (katanya sih ‘miniatur Istana Merdeka di Jakarta karena mirip banget, termasuk posisi pohon beringin di depannya). Mengunjungi situs peninggalan penjajah ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau bersepeda kelilingi daratan pulau Neira (yang menjadi sentra Banda Neira),  Bila masih belum puas bernostalgia ke masa lalu, maka pulau-pulau lain di sekitar Banda Neira akan memuaskan hasrat anda dengan situs sejarah lainnya.
Selain itu, tempat yang bisa dikunjungi di Banda Neira adalah Perkebunan Pala Lantaka,  Mangkubata, Fort Belgica (The Indonesia Dragon ), Dutch Palace, Banda Prison, Bintang Revenge, Penangkaran mutiara.
Banyak hal lainnya yang dapat dilakukan untuk mengelilingi pulau subur ini. Rempah-rempah masih tetap tumbuh di sini dan penduduk lokal masih membuat makanan tradisional dan makanan ringan menggunakan rempah-rempah yang sangat langka dan dicari. Mengunjungi perkebunan pala dan trek menuju Gunung Api akan meninggalkan kesan yang tidak akan terlupakan dengan pemandangan yang menakjubkan di sekeliling pulau Banda-Neira

Cara Mencapai Daerah ini
1.      Untuk Mencapai Pulau Banda, Anda dapat melakukan penerbangan dari Ambon dengan pesawat kecil/Merpati Airlines. Untuk mencapai Ambon, Anda dapat melakukan penerbangan melalui Denpasar via Ujung Pandang.
2.      Melakukan penerbangan dari Ujung Pandang ke Ambon, lalu menunggu kapal ferry (beroperasi sekali dalam dua minggu) dan tinggal di Pulau Banda selama 17 hari sampai kapal ferry kembali.
3.      Menggunakan Kapal Laut (Pelni) ada yang langsung dari pelabuhan Tj.Priuk (jkt) dan Tj.Perak (sby).

Tempat Menginap
Terdapat akomodasi yang sedikit dan sangat murah untuk menetap di sekitar Pulau Banda, yang dapat Anda pilih dengan beragam harga dan fasilitas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1.      Menyelam sangat memungkinkan dilakukan di setiap waktu sepanjang tahun, namun tergantung pada keadaan bulan yang memungkin melarang aktivitas menyelam pada beberapa tempat selam dari Bulan Juli sampai dengan September.
2.      Menyelam sangatlah nyaman dengan air yang tenang dan memiliki daya pandang baik, namun beberapa tempat selam tergantung pada beberapa kondisi yang membuat tempat-tempat tersebut hanya boleh dipakai penyelam yang berpengalaman.





the first and the last teaching

Gak ada yang lebih berharga kecuali kita bisa berbagi kebahagiaan dengan orang di sekitar kita. Seperti kegiatan yang aku lakukan tanggal 03 maret 2012 ini. aku bisa belajar sekaligus mengajarkan tarian serta nyanyian dengan adik-adikku di panti asuhan Ar Raudyah. Di awali dari proses pemilihan volunteer batch 2 yang diadain Aiesec, aku akhirnya terpilih menjadi orang-orang yang beruntung itu.

Orang-orang yang bersatu demi niat yang tulus dan kegiatan sosial pertama pun kita lakukan. Tidak mudah memang, ada beberapa kendala di awal yang kita hadapi. Dari perlengkapan yang minim karena sebelumnya kita lupa mengecek alat yang dibutuhkan, waktu yang molor hingga setengah jam karena hujan dan ZhenZhen yang datang telat hingga kewalahan dengan perilaku anak-anak yang masih sulit diatur (namanya juga anak-anak :D)

Tapi semua itu gak lantas membuat semangat kita pudar. kita satukan niat dan semangat. Bersama dengan teman-teman kita dari India, Sidhan dan Aman, dan China, ZhenZhen. Acara kita berjalan ceria. seceria tawa anak-anak yang mengembang selama dua jam kurang. Semoga taw itu tetap ada ketika pergi.

Sidhan dan Aman mengajarkan tarian dan nyanyian Bole Chudiyan yang lagu itu tuh udah aku denger dari bertahun-tahun yang lalu. ZhenZhen memang tidak bisa mengajarkan menari tapi menyanyi dalam bahasa China mampu mengobati semuanya. Satu hal yang tidak bisa aku lupa. seorang anak yang memakai baju koko berwarna oranye. Sumpah motif baju dan warnanya mirip sekali dengan punya hanif adekku yang paling kecil. *bersyukur itu bukan hanif :D




Kasihan sekali mereka, tidak bisa seperti anak-anak lainnya yang bisa berada dalam pelukan ayah dan bundanya. Beruntung sekali aku yang masih bisa bermanja dalam kasih sayang yang tiada habisnya dari umi dan ayah. I LOVE YOU SO MUCH :*

Overall, aku mendapatkan pelajaran baru dalam hidupku. Pelajaran arti syukur yang tiada habisnya. bersyukur dan terus bersyukur. Jangan memandang ke atas Nak, pandangilah orang-orang di bawahmu maka kamu akan selalu bersyukur. Nasihat yang tak pernah kulupa dari umi

*sekedar info aja, sendal Aman lenyap saat kita ingin pulang. Kasihan Aman yang jalan tanpa alas kaki pas pulang. Nyekermen dulu aja ya, Man :D

Selasa, 03 Januari 2012

Green Canyon



banyak yang bilang bahwa, amerika bagian sini bagus banget, eropa bagian situ keren banget. ge menggeleng lemah, tidakkah mereka memandang keindahan sudut-sudut tempat di indonesia yang bahkan keindahannya mungkin mampu melebihi tempat-tempat indah di luar negeri sana.

bertempat di garis khatulistiwa tidak hanya membuat negeri ini sangat subur, tapi juga keindahan yang tiada duanya. salah satu tempat terindah itu adalah pantai-pantai yang berada di Bali. tapi sangat disayangkan, beberapa bule di luaran sana tidak mengenali indonesia, negeri kita tercinta ini walaupun banyak korupsi *ups. mereka lebih mengenal Bali. Negeri Bali. hello??? lo pikir indonesia sekecil Bali?

tapi saat ini gw lagi gak pengen menceritakan tentang Bali. gw mau menceritakan tentang GREEN CANYON. you know Green Canyon?? green canyon merupakan salah satu tempat wisata yang keren banget. tempat wisata yang pengen banget untuk gw kunjungi akhir-akhir ini berada di daerah kabupaten ciamis. satu tempat eksotis yang dimiliki di indonesia. keindahannya bahkan menyerupai keindahan grand canyon yang ada di belahan sudut bumi,  amerika sana. letaknya yang tak jauh dari pangandaran memudahkan kita untuk dapat mengunjunginya. #tapigwbelomsempetkesana hahhaa...

tapi gw yakin dengan mengocek dompet minim lo bisa menikmati keindahan Grand Canyon di amerika. sebenarnya tempat ini memiliki nama asli Cukang Taneuh namun suatu hari seorang bule prancis yang berkunjung kesana menyebutnya Green Canyon karena bentuknya yang menyerupai tempat wisata di amerika sana. lagi-lagi karena bule lah tempat wisata kita mulai dikenal orang banyak. gw aja baru tahu beberapa bulan yang lalu dan langsung jatuh cinta. sumpaaaahhh


disini gw akan berbagi info mengenai biaya yang akan dikeluarkan jika lo berkunjung kesana
  1. sewa perahu : 75000/perahu (muat 5-7 orang komplit dgn safety jaket, guide dan tim penyelamat)
  2. sewa pelampung: 5000
  3. tiket masuk: gratisssss kecuali parkir kendaraan hehe..
  4. Body Rafting: 900.000 (untuk 6 orang peserta dengan dikawal guide 2 orang. Persiapan seperti Helm, deker, pelampung dan sepatu semua disiapkan)

rute menuju Green Canyon
  • pesawat: Jakarta-Pangandaran ada penerbangan Susi Air dari Halim. jadwalnya setiap pukul 10:30 - 11:30 dan landing di kecamatan cijulang, tidak begitu jauh untuk menuju ke green canyon
  • angkutan umum: dari bekasi,rambutan,Bandung cicaheum naik jurusan pangandaran..nanti naik jurusan Cijulang dari terminal cijulang ke dermaga green canyon sekitar 3 km ...kalau dari tasik atau ciamis ya langsung aja naik bis kecil yang jurusan cijulang. 
  • mobil pribadi: dari bandung bisa 4-6 jam (rata2 80km/jam), Bandung-Nagreg-Limbangan-Malangbong-Ciawi-Rajapolah-Cihaurbeuti (jangan ke tasikkota)-Ciamis-Banjar-Banjarsari-Padaherang-Kalipucang-Pangandaran-Parigi-Cijulang

penginapan, bisa cari hotel/penginapan di sekitar pangandaran atau batukaras, di Green Canyon gak ada.

more info: www.greencanyoninfo.com atau 085223547742 (ajak-ajak ya sist ^.^)

moga bisa cepet kesana :D