Selasa, 29 Mei 2012

Pemimpin



Aku tidak ingin berjalan di depanmu. Karena aku bukanlah pemimpinmu.
Aku tidak ingin berjalan di belakangmu. Karena aku bukanlah pengikutmu.
Aku hanya ingin berjalan di sampingmu. Karena aku ingin menjadi temanmu.

Tulisan itu aku baca di leaflet yang disebar temanku dalam pemilihan ketua HMJ beberapa tahun yang lalu. Aku langsung terkagum dengan kata-katanya. Aku setuju. Sangat setuju.
Bagiku pemimpin bukanlah mereka yang selalu berada di depan. Koar-koar masalah kehidupan ini terlalu berat dihadapi. Pemimpin bukanlah mereka yang di depan yang selalu menyuruh ini- itu dan bersikap dialah segalanya. Pemimpin juga bukan mereka yang berkuasa seolah kerajaan masih berlaku dalam kehidupan. Apalagi mereka yang merasa memiliki rakyat atau hamba sahaya yang ternyata fana.

Pemimpin adalah orang yang siap lelah. Siap dicecar demi membela “sahabatnya”. Pemimpin adalah yang selalu berjalan beriringan. Tidak di depan apalagi di belakang. Siap memapah dan merangkul di saat kalah.

Itulah pemimpin ideal bagiku. Dan, di sinilah aku berdiri. Mencoba menjadi pemimpin. Buat diriku dan kehidupanku. Aku tidak ingin menjadi pemimpin dalam catatan sejarah keorganisasian karena aku takut menjadi jumawa. Aku takut lupa ada hal-hal yang lebih berharga. Aku hanya ingin menjadi teman semuanya. Menjadi teman dari smeua orang yang aku kenal dan mengenalku.

Aku bisa memimpin tanpa menjadi pemimpin. Aku bisa menggerakan tanpa berdiri di depan. Yang terpenting adalah aku bisa membuat kehadiranku membahagiakan orang2 disekitarku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mampir yuk..
kasih komen, saran, kritik, atau makanan juga boleh
^.^