Minggu, 10 Juni 2012

Tahan Perburuan Badak Jawa Tanpa Pandang Bulu

Add caption

Siapa sih yang tidak kenal Taman Nasional Ujung Kulon? Taman Nasional yang berada di ujung pulau Jawa daerah Pandeglang, Banten. Taman nasional yang menampung beberapa habitat flora dan fauna yang hampir langka, salah satunya Badak Jawa. Siapa sangka Badak Jawa atau badak bercula satu kecil (Rhinocerus sondaicus) ini pernah menjadi badak yang paling banyak menyebar populasinya di Asia. Meskipun dinamakan Badak Jawa namun populasinya menyebar di seluruh Nusantara, sepanjang Asia Tenggara, India dan Tiongkok. Tapi apa iya, populasinya sekarang masih sebanyak itu?

Sayang sekali, kecantikan Badak Jawa ini apalagi dengan mahkota culanya yang dihargai sangat mahal di pasar gelap telah membutakan para pemburu untuk terus memburu tanpa pandang bulu. Semakin tahun semakin menipis populasi Badak Jawa ini. Bahkan populasinya di tahun 2011 dikutip dari mediaindonesia.com tak melebihi 60 ekor. Hanya 35 ekor terdiri dari 22 jantan dan 13 betina. *menyedihkan sekali


Populasi Badak Jawa yang juga tersebar di Vietnam dan Myanmar telah lama dinyatakan punah dan hanya di Taman Nasional Ujung Kulon inilah satu-satunya tonggak keberadaan Badak Jawa. *semangat konservasi

Beruntunglah, Presiden tercinta kita yang didukung oleh beberapa negara seperti Mozambique, Kenya, Nepal dll telah menetapkan Hari Badak Internasional bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup. Hal ini merupakan bentuk aplikasi dari gagasan lembaga konservasi dunia International Union for Conservation of Nature. *hebat prokprokprok..


Lalu, siapa sih yang berhak menjaga keberadaan badak jawa ini? Pihak pemerintah? LSM Lingkungan atau kita masyarakat biasa?

Sebenarnya sih jawabannya mudah saja. Jawabannya adalah KITA SEMUA. Semua elemen berhak memiliki tanggung jawab atas keberadaan Badak Jawa ini. Ya, mungkin caranya bukan dengan membuat penangkaran seperti yang sudah ada tapi lebih ke arah pemahaman mengenai pelestariannya.

Kita sebagai makhluk yang diciptakan Tuhan sama seperti Badak Jawa memiliki kebebasan hidup kan. Kalau kita saja gak mau dikekang hidupnya atau diburu apalagi Badak Jawa. 

Mulai deh, dari menanamkan rasa cinta kepada sesama makhluk sedari dini, menahan diri dari perburuan, melaporkan segala bentuk perburuan di dekat kita dan yang pastinya adalah DUKUNG PELESTARIAN BADAK JAWA.

Sekecil apapun yang kita lakukan, pastinya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan kita kelak. Masa sih, kita gak mau ngasih kesempatan ke anak-cucu kita buat melihat kecantikan Badak Jawa??

Kasihan kan !!!

<a href="http://rhinocare.blogdetik.com/" title="Dukung Pelestarian Badak Jawa" target="_blank" class="alignnone" ><img src="http://rhinocare.blogdetik.com/files/2012/06/09b8e26ed9fa859549475ae61d05e67e_dukung-pelestarian-badak-jawa.jpg"></a>


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mampir yuk..
kasih komen, saran, kritik, atau makanan juga boleh
^.^